5 Kesalahan Marketing Dalam Penjualan Property

5 Kesalahan Marketing Dalam Penjualan Property

Sebagai marketing property atau broker adalah marketing yang sangat. Karena Anda hanya menjual satu unit properti sudah mendapatkan  penghasilan puluhan juta. Namun, Tapi untuk seorang marketing properti juga memiliki tantangan yang tidak mudah karena harus meyakinkan seorang klien agar siap membelanjakan uangnya untuk memperoleh nilai properti yang sepadan. Dalam Hal ini ada 5 kesalahan marketing dalam penjualan property yang harus di hindari sebagai berikut:

 

Bersikap Sangat Pasif

Kalau Anda seorang marketing properti jangan menunggu telpon yang masuk, jangan berpikir hanya dengan pasang iklan, terus menunggu respon itukurang sangat efktif. Ini berarti Anda harus aktif memasarkan dan tidak hanya sekedar memasang iklan. Lakukan panggilan telepon ke database yang sudah Anda miliki, tanyakan pada beberapa klien lama, apakah mereka masih membutuhkan properti baru. Lakukan follow up secara aktif. Jangan hanya jadi perantara. Jadilah sales. Jangan pasif dan jadilah aktif. Jangan hanya gunakan “pull marketing“, tetapi juga harus “push marketing“.

 Jangan Terlalu Membatasi Usaha

Anda jangan membatasi usaha Anda dengan hanya menjual property baru, Anda bisa mencoba menjual seperti rumah second, Apartemen, tanah, dan lain-lain. Karena itu bisa mendatangkan keuntungan yang berlipat ganda.

Baca Juga: Albarid Inti Solution – Air Conditioner

 Jangan Membatasi Untuk Beriklan

Sebagai Marketing property ada 2 pilihan untuk beriklan yaitu ada iklan yang gratis dan ada iklan yang berbayar,. Apabila Anda sudah mendapat keuntungan yang besar tidak ada salahnya  untuk berinvestasi membuat website khusus properti maupun membayar iklan di beberapa tempat situs penjualan rumah, itu akan membuat keuntungan anda akan lebih besar.

Jangan Terlalu Fokus Hanya Kepada Satu Pembeli

Janga terlalu focus sama satu pembeli,karena Pembeli bisa mencari properti melalui banyak agen. Dan seringkali hasilnya adalah agen berulang kali menunjukkan properti tetapi tidak pernah terjadi transaksi.

Jangan memberikan informasi yang tidak jelas

Anda harus memberitahukan property yang dijual dengan jelas seperti halnya tentang peta lokasi, gambar rumah, dan kelebihan dan kekurangan property yang dijual. Makin banyak informasi yang Anda bagikan, makin terlihat profesional Anda di mata klien.

Semoga dengan artikel  5 Kesalahan Marketing dalam Penjualan Property diatas bermanfaat dalam memberikan pemasukan keuangan dengan baik dan dapat  keuntungan yang lebih besar lagi…semangat bagi marketing property untuk maju dalam penjualan.

 

 

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan