Dua Proyek Infrastruktur Pariwisata

ILP_Dua Proyek Infrastruktur Pariwisata

Dua Proyek Infrastruktur Pariwisata – Salah satu program pemulihan perekonomian yang terpuruk akibat pandemi adalah dengan program pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN). Di penghujung tahun 2020, Kementerian PUPR terus menggenjot dua proyek KSPN di Candi Borobudur dan kawasan wisata rumah gadang di Sumatera Barat.

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) menargetkan dua proyek infrastruktur kawasan pariwisata rampung pada akhir 2020. Dua proyek tersebut ialah Gerbang Klangon di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, Jawa Tengah, dan revitalisasi Kawasan Saribu Rumah Gadang (SRG) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat.

Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat ialah sektor pariwisata,” kata Menteri PU-Pera Basuki Hadimoeldjono dalam keterangan resmi­nya, kemarin.

Menjelang berakhirnya tahun 2020 ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pengembangan dua infrastruktur kawasan pariwisata yang bisa selesai yaitu Gerbang Klangon di KSPN Borobudur dan revitalisasi Kawasan Seribu Rumah Gadang (SRG) di Kabupaten Solok Selatan, Porvinsi Sumatera Barat.

“Kami tengah membangun empat gerbang untuk masuk ke empat koridor utama arah Candi Borobudur yaitu  Gerbang Klangon dari arah Kulon Progo, Gerbang Blondo dari arah Semarang, Gerbang Palbapang dari arah Yogyakarta, dan Gerbang Kembangilmus dari arah Purworejo.
Baca juga: 为加快战略计划成效,Pertamina工作组成立

Untuk Gerbang Klangon yang terletak di Jalan Nanggulan Mendut, Karang Reso, Kecamatan Kali Bawang, Kabupaten Kulon Progo saat ini progresnya sudah 100 persen. Penataan yang

Sementara untuk revitalisasi kawasan SRG yaitu  perbaikan rumah gadang yang merupakan Kawasan Cagar Budaya rumah adat khas Minang. Penataan kawasan SRG merupakan pemugaran rumah gadang dengan melibatkann tukang-tukang yang memiliki keahlian dalam membangun serta membuat ornamen bangunan seperti ukiran-ukiran.

Keahlian ini perlu terus dipelihara sehingga kegiatan pemugaran ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi masyarakat setempat dalam memelihara tradisi dan keahlian yang unik ini. Dari total 33 rumah Gadang yang dipugar sejak tahun 2019, saat ini 28 rumah gadang telah dikerjakan dengan progres 80 persen dan ditargetkan akan selesai akhir Desember 2020 ini.

“Revitalisasi kawasan RSG ini meliputi pemugaran rumah gadang, pembangunan menara songket, bangunan pusat informasi dan kios souvenir, panggung dan ruang terbuka hijau serta pekerjaan mechanical electrical and plumbing (MEP). Kawasan yang dipugar ini luasnya 26,3 ha dan merupakan nilai aset budaya yang luar biasa karena terdiri dari ratusan benda cagar budaya seperti rumah gadang, masjid, surau, yang sebagian sudah berumur ratusan tahun,” beber Basuki.

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan