9 pagi - 5 sore

Senin - Jum'at

Finroll Building

Kwitang Raya No. 1, 10420

+62 (21) 3193-5519

hello@iloveproperty.id

I Love Property
Semua lebih mudah di App
Unduh Sekarang
Buka

Bandingkan daftar

Ingin PLB Lebih Dari 10%, Kamadjaja Kembangkan Proyek di Sejumlah Daerah

Ingin PLB Lebih Dari 10%, Kamadjaja Kembangkan Proyek di Sejumlah Daerah

PT Kamadjaja Logistics ingin bisnis Pusat Logistik Berikat (PLB) berkontribusi lebih dari 10% terhadap total pendapatan tahun depan. Oleh karena itu, mereka melanjutkan pengembangkan proyek PLB di sejumlah daerah. Namun sejauh ini, kontribusi bisnis PLB perusahaan masih mini.

“PLB kami baru masuk, sehingga kontribusinya tahun ini masih kecil masih di bawah 10%,” kata Ivan Kamadjaja, Chief Executive Officer PT Kamadjaja Logistics tanpa menyebutkan nilai pendapatan, seperti dikutip dari Kontan.

Sementara portofolio PLB Kamadjaja Logistics sudah ada Surabaya Jawa Timur, Cibitung Jawa Barat dan Medan Sumatra Utara. Luas PLB Surabaya misalnya, mencapai 5.000 meter persegi (m²). Selain itu menurut catatan Kontan, jadwal operasional PLB di Kota Pahlawan tersebut adalah tahun ini.

Sementara PLB Cibitung menempati area seluas 10.000 m². Proyek tersebut menggenapi total area pengembangan Kamadjaja Logistics di Cibitung menjadi 32.000 m². Sebelumnya mereka sudah lebih dahulu membangun pergudangan.

Adapun Kamadjaja Logistics memiliki total area 18 hektare (ha) di Cibitung. Kalau dikurangi lahan yang sudah tergarap seluas 32.000 m² atau 3,2 ha itu, sisa lahan mereka masih sekitar 14,8 ha. Makanya, mereka berencana mengembangkan pergudangan lain di Cibitung.

Selain lahan masih banyak, okupansi alias tingkat keterisian pergudangan di Cibitung juga hampir penuh. Menurut catatan internal Kamadjaja Logistics, okupansi PLB Cibitung kini 90%. Hanya saja tak ketahuan profil penyewa pergudangan itu.

Selain mengembangkan PLB, Kamadjaja Logistics siap mengucurkan dana investasi memperkuat teknologi. ” Kami kembangkan teknologi karena perkembangan begitu cepat dan sangat berdampak ke logistik, investasi ini kami lakukan untuk meningkatkan consumer feasibility,” beber Ivan.

Menurut pengalaman Kamadjaja Logistics, saat ini konsumen ingin bisa melihat posisi barang yang dikirim dan stok produk di pergudangan. Untuk itu, mereka juga menyematkan sistem global positioning system (GPS) di setiap kendaraan pengangkutan barang.

Dalam dua tahun terakhir, Kamadjaja Logistics menggelontorkan Rp 2 miliar sampai Rp 5 miliar untuk pengembangan teknologi. Tahun depan, mereka menyiapkan besaran dana yang sama.

Baca juga: Buktikan Masih Eksis, Bakrieland Bakal Kembangkan 3 Proyek Baru

Pos terkait

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Beli Tanah

Membeli tanah memang tidak seperti membeli barang kebutuhan atau produk lainnya. Sebab, Anda harus...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Berikut Penjelasan Mengenai Perbedaan Rumah Tipe 21, Tipe 36, Tipe 45

Pada dasarnya, suatu komplek perumahan terdiri dari beberapa rumah tipe 21, tipe 36, dan tipe 45....

lanjutkan membaca
oleh Astrid

KPR Tetap Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Beli Rumah

KPR Tetap Menjadi Pilihan - Berdasarkan data Bank Indonesia per triwulan I/2018, sebanyak 75,8%...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Bergabunglah dengan Diskusi