9 pagi - 5 sore

Senin - Jum'at

Finroll Building

Kwitang Raya No. 1, 10420

+62 (21) 3193-5519

hello@iloveproperty.id

I Love Property
Semua lebih mudah di App
Unduh Sekarang
Buka

Bandingkan daftar

KPR Tetap Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Beli Rumah

KPR Tetap Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Beli Rumah

KPR Tetap Menjadi Pilihan – Berdasarkan data Bank Indonesia per triwulan I/2018, sebanyak 75,8% konsumen di Indonesia masih menggunakan KPR sebagai fasilitas utama dalam pembelian properti residensial.

Dari sisi pembiayaan, sebagian besar responden (62,57%) mengungkapkan bahwa hingga saat ini dana internal perusahaan tetap menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan properti. Berdasarkan komposisi, sumber pembiayaan pembangunan properti dari dana internal perusahaan sebagian besar berasal dari modal disetor (36,52%), laba ditahan (34,17%), lainnya (27,08%), dan joint venture (2,22%).

Besarnya jumlah konsumen ternyata mendominasi tipe rumah jenis tertentu, yaitu tipe kecil dan tipe menengah. Angka tersebut ternyata mengalami penurunan 2,14% dari periode survei sebelumnya yang mencapai 77,82%.

Padahal seperti yang kita ketahui bersama, bunga KPR yang ditawarkan oleh masing-masing kelompok bamk bersero angkanya cukup tinggi. Ya, bunga yang harus ditanggung oleh seseorang yang mengajukan KPR bisa mencapai 9-12%.

“Dari sini terlihat bahwa peluang masih terbuka lebar. Kami sebagai pihak bank optimistis dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan persiapan yang sudah dilakukan,” tegas Direktur Utama BTN, Maryono.

BTN sendiri hingga April tahun ini terus mencatat adanya pertumbuhan KPR. Per April 2018, KPR BTN tumbuh 22,03% secara tahunan (year-on-year) dari Rp112,3 triliun di April 2017 menjadi Rp137,05 triliun.

Capaian pertumbuhan tersebut berada di atas rata-rata kenaikan KPR/KPA industri perbankan nasional. Data Otoritas Jasa Keuangan merekam KPR/KPA di industri perbankan nasional hanya naik sebesar 11,9% yoy per Maret 2018.

Maryono pun yakin perseroan mampu mencapai target pertumbuhan KPR tahun ini dengan berbagai inovasi produk dan transformasi digital yang diluncurkan. Terlebih masyakarat Indonesia masih memilih KPR sebagai opsi utama untuk membeli hunian.

“Melihat angka kebutuhan rumah yang masih tinggi serta berbagai inovasi yang kami lakukan untuk memfasilitasi kebutuhan akan hunian tersebut, kami optimistis KPR akan tumbuh di atas 20% pada tahun ini,” ujar Maryono.

Baca Juga : IPEX 2018 Tawarkan Suku Bunga KPR 4,68%

Pos terkait

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Beli Tanah

Membeli tanah memang tidak seperti membeli barang kebutuhan atau produk lainnya. Sebab, Anda harus...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Berikut Penjelasan Mengenai Perbedaan Rumah Tipe 21, Tipe 36, Tipe 45

Pada dasarnya, suatu komplek perumahan terdiri dari beberapa rumah tipe 21, tipe 36, dan tipe 45....

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Sektor Properti Bali Berpotensi Alami Kenaikan

Bank Indonesia memprediksi harga properti residensial pasar primer di Bali berpotensi kembali...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Bergabunglah dengan Diskusi