9 pagi - 5 sore

Senin - Jum'at

Finroll Building

Kwitang Raya No. 1, 10420

+62 (21) 3193-5519

hello@iloveproperty.id

I Love Property
Semua lebih mudah di App
Unduh Sekarang
Buka

Bandingkan daftar

Pasar Properti Meningkat, Pengembang Semakin Optimis Akan Sukses

Pasar Properti Meningkat, Pengembang Semakin Optimis Akan Sukses

Pada tahun politik ini, tidak sedikit pengembang properti menahan diri untuk melakukan ekspansi usahanya. Sejumlah pengembang besar sedang mempersiapkan proyek-proyek baru berskala besar tahun ini.

Kalindo Land developer menyatakan tetap optimis penjualan produk properti nya dapat tumbuh 15 – 20 persen di tahun ini. Hal itu tidak terlepas dari dukungan kebijakan perbankan terutama stabilnya suku bunga rendah KPR, serta beroperasinya sejumlah proyek infrastruktur di tahun ini.

Mereka sudah semakin optimistis bisnis properti ke depan akan semakin membaik.

Properti

Misalnya PT Pakuwon Jati Tbk, tengah mematangkan pengembangan kawasan baru di Bekasi, berupa superblok terpadu seluas 3,6 hektare (ha). Di proyek ini akan dibangun empat tower apartemen dengan total luas area 118.000 meter persegi (m²), mal  seluas 71.000 m² dan hotel bintang empat sebanyak 330 kamar.

Rencananya, kawasan superblok itu mulai digarap tahun depan dan diharapkan rampung dalam empat tahun. Saat ini, Pakuwon sedang merampungkan segala proses perizinan proyek bernilai Rp 1,8 triliun tersebut.

Stefanus Ridwan, Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), mengatakan, pihaknya membangun superblok terpadu lantaran lokasi tersebut dinilai sangat strategis, didukung dengan proyek infrastruktur.

“Proyek di Bekasi ini memang cukup strategis karena hanya 300 meter dari stasiun LRT dan dekat dengan pintu tol Bekasi Barat,” katanya.

Kelak, apartemen dibangun berada di atas mall, karena  dari sisi pemasaran bisa cepat laku. Pengembang ini membidik segmen pasar kelas atas  karena mengembangkan mixed use development.

Sementara PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) memilih ekspansi ke luar Jawa membangun kawasan kota mandiri. Pada kuartal III-2018, Summarecon siap merilis proyek kota mandiri keenam bertajuk Summarecon Mutiara Makassar. Tahap pertama pembangunan berupa klaster hunian tapak berisi 200 unit-300 unit.

Summarecon akan melego hunian ini seharga Rp 1 miliar per unit. SMRA menilai, segmen harga tersebut masih cukup besar di Makassar. Mereka memilih mengembangkan hunian agar kawasan hidup terlebih dulu. “Kalau kawasan sudah hidup baru kami kembangkan komersial,”  ujar  Jemmy Kusnadi, Sekretaris Perusahaan Summarecon Agung baru-baru ini. Kini, SMRA masih dalam tahap membangun infrastruktur Summarecon Mutiara Makassar. Mereka membangun jalan dan rumah contoh. Perkiraan nilai investasi proyek anyar tersebut Rp 500 miliar.

Baca Juga : Bintaro Jaya Keluarkan 1,3 Triliun Untuk Bangun Mixed Use

Pos terkait

Kementerian PUPR: Pembangunan Pusat Pemerintahan Baru Ditargetkan Selesai 2029

Finroll.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuat rencana...

lanjutkan membaca
admin
oleh admin

Jokowi Resmikan Tol Pandaan-Malang, Gratis Hingga Mudik Lebaran 2019

Finroll.com – Presiden Joko Widodo menggratiskan Tol Pandaan- Malang untuk arus mudik Lebaran...

lanjutkan membaca
admin
oleh admin

Pemerintah Berencana Buka Tol Trans Jawa Satu Arah Sampai Brebes Saat Mudik Lebaran

Pemerintah berencana membuka Tol Trans Jawa secara searah, dari Kilometer 29 hingga Km 262 di...

lanjutkan membaca
admin
oleh admin

Bergabunglah dengan Diskusi