9 pagi - 5 sore

Senin - Jum'at

Finroll Building

Kwitang Raya No. 1, 10420

+62 (21) 3193-5519

hello@iloveproperty.id

I Love Property
Semua lebih mudah di App
Unduh Sekarang
Buka

Bandingkan daftar

Pilih Beli Apartemen atau Rumah?

Pilih Beli Apartemen atau Rumah?

Setiap orang pasti mendambakan sebuah hunian yang nyaman sebagai tempat tinggal dan memiliki nilai ekonomi tinggi untuk berinvestasi. Saat ini banyak ragam hunian yang dikembangkan, mulai dari perumahan, kondominium, apartemen, hingga rumah susun. Apa perbedaan dari jenis hunian tersebut? Lalu mana yang Anda pilih, pilih beli apartemen atau rumah ?

Dapat dijelaskan di sini bahwa perumahan merupakan kelompok rumah yang difungsikan sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian yang dilengkapi dengan sarana da n prasarana seperti jalan, jaringan air minum, listrik, telepon, dan pembuangan sampah. Sementara kondominium, apartemen, dan rumah susun pada prinsipnya hampir sama, yaitu jenis hunian berupa bangunan bertingkat yang terdiri dari banyak unit. Meskipun demikian, ketiga jenis hunian ini menyasar segmen yang berbeda, di mana kondominium cenderung untuk kelas atas, apartemen untuk kelas menengah, sedangkan rumah susun untuk kelas bawah.

Dari banyaknya jenis hunian yang dikembangkan, rumah dan apartemen menjadi hunian yang paling diminati oleh pasar properti. Maka tak heran jika pengembangan kedua jenis hunian ini lebih mendapat prioritas dibandingkan dengan jenis hunian lainnya. Setiap perumahan dan apartemen baru yang dipasarkan, senantiasa laris terjual. Namun, seiring dengan semakin banyaknya pembangunan perumahan dan apartemen, timbul ‘dilema’ dalam memilih hunian, rumah ataukah apartemen?

Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk menentukan pilihan dalam keputusan membeli rumah atau apartemen. Sebagai hunian, rumah dan apartemen memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Selain itu juga memiliki perbedaan yang sangat jelas dalam berbagai aspek. Roll123 merangkum aspek-aspek yang bisa anda pertimbangkan untuk membeli apartemen atau rumah. Inilah aspek-aspek tersebut:

Lokasi

Di era globalisasi seperti sekarang ini, pembangunan sarana prasarana dan fasilitas umum, termasuk permukiman penduduk makin intensif. Di satu sisi pembangunan ini memberikan dampak positif, di mana wilayah yang tersentuh pembangunan semakin ramai. Namun di sisi lain juga menimbulkan dampak yang kurang baik, karena luas lahan untuk permukiman penduduk semakin terbatas. Ketersediaan lahan seolah tak memungkinkan untuk menciptakan lingkungan permukiman baru yang diwujudkan dengan pembangunan perumahan, terutama di kota-kota besar. Nah, untuk menyiasati kendala keterbatasan lahan maka dikembangkan hunian baru berupa apartemen. Kebutuhan lahan untuk membangun apartemen tidaklah seluas perumahan. Oleh sebab itu terjadi pergeseran hunian, di mana perumahan dialihkan ke daerah pinggiran, sedangkan apartemen dapat berdiri dengan megahnya di tengah kota. (Baca juga: Ingin Beli Rumah? Cek Kondisi Keuangan Anda)

Harga

Ditinjau dari perspektif harga, apartemen cenderung lebih mahal dibandingkan dengan rumah. Bagaimana bisa? Bukankah ukuran rumah lebih luas dari apartemen? Memang, namun aspek harga tidak semata-mata ditentukan oleh faktor luas lahannya saja, tetapi ada faktor lain yang juga dipertimbangkan. Misalnya lokasi, apartemen yang berada di lokasi strategis pusat kota dan dekat dengan fasilitas umum tentu saja memiliki harga yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan rumah di daerah pinggiran meski ukurannya jauh lebih luas. Selain itu, fasilitas seperti kolam renang, pusat kebugaran, pertokoan, spa, dan lain-lain juga turut andil dalam menentukan harga apartemen.

Kenyamanan

Dari aspek kenyamanan, rumah dinilai lebih nyaman dijadikan sebagai tempat tinggal dibandingkan apartemen. Ukuran bangunan yang bisa jadi lebih besar dan lahan yang lebih luas memungkinkan untuk memiliki pekarangan, garasi, bahkan kolam renang pribadi. Sementara apartemen hanya melingkupi bangunan unit yang terbatas. Posisinya yang vertikal atau bertingkat tidak memungkinkan untuk memiliki pekarangan. Jika pun ada, biasanya hanya terbatas pada balkon saja. Selain itu, rumah bisa dibangun dan direnovasi sesuai dengan desain yang kita inginkan. Namun tidak demikian dengan apartemen, di mana penghuni tidak bisa mengubah bentuk dan juga desain yang sudah ada sesuai dengan keinginannya. (Baca juga: Mencari Rumah dengan Gaji Rp 7jt)

Keamanan

Jika ditinjau dari aspek keamanan terhadap bahaya pencurian dan perampokan, apartemen dijamin lebih aman dibanding rumah. Apartemen dijaga oleh petugas keamanan selama 24 jam dan dilengkapi dengan CCTV. Selain itu, biasanya ada peraturan bahwa tidak semua dan sembarang orang bisa masuk ke apartemen. Meskipun demikian, jika dilihat dari sisi keamanan terhadap potensi bencana seperti kebakaran dan gempa bumi, apartemen cenderung lemah. Posisinya yang berada di dalam gedung bertingkat dinilai lebih berisiko, karena penghuni akan kesulitan untuk menyelamatkan diri ketika terjadi bencana tersebut.

Legalitas

Dalam hal legalitas, rumah lebih unggul dari apartemen, karena dapat dimiliki secara utuh untuk seterusnya yang diwujudkan dengan surat hak milik berupa SHM (Sertifikat Hak Milik) dan dapat diwariskan secara turun-temurun. Berbeda halnya dengan apartemen, yang ‘hak kepemilikannya’ hanya berupa hak guna sementara saja yang terwujud dalam HGB (Hak Guna Bangunan). Mengingat sifatnya yang sementara tentu ada batas ‘kadaluarsanya’, yang berarti harus diperpanjang ketika hak guna tersebut berakhir, yang umumnya selama 20 tahun. Itupun jika status tanah milik pengembang. Berbeda cerita jika status tanah merupakan HGB di atas HPL (Hak Pengelolaan Lahan), yang artinya tanah yang digunakan untuk menyangga bangunan apartemen adalah milik pihak ketiga yang bekerjasama dengan pengembang. Jika masa kerja sama berakhir, maka tanah dan bangunan apartemen akan menjadi hak pemilik tanah.

Pos terkait

Jakarta Pusat Adalah Tempat Favorite Untuk Mendapatkan Apartemen

Pengembang Capital Group, yang membangun apartemen Capitol Suites, menyatakan bahwa area yang...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Investasi Real Estate Di Singapora Meningkat Pada Kuartal II/2018

Berangkat dari kondisi kuartal I yang kondusif, pasar investasi real estate di Singapura meningkat...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Vasanta Group Berkolaborasi Dengan Investor Asal Korea Kembangkan Proyek Vasanta Innopark

Vasanta Group akan bekerjasama dengan investor asal Korea Selatan, Lotte E&C untuk...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Bergabunglah dengan Diskusi