9 pagi - 5 sore

Senin - Jum'at

Finroll Building

Kwitang Raya No. 1, 10420

+62 (21) 3193-5519

hello@iloveproperty.id

I Love Property
Semua lebih mudah di App
Unduh Sekarang
Buka

Bandingkan daftar

Lokasi Proyek Kereta Cepat Membuat Rumah TNI AU Tergusur

Lokasi Proyek Kereta Cepat Membuat Rumah TNI AU Tergusur

Pembangunan kereta cepat, yang pemasangan tiang pancangnya (groundbreaking) sudah dilakukan oleh Presiden RI Djoko Widodo pada pekan lalu, membuat rumah TNI AU tergusur.

Pasalnya Wilayah Lanud Halim Perdanakusuma yang diincar sebagai areal lahan pembangunan kereta cepat tersebut adalah wilayah strategis TNI AU yang merupakan obyek vital.

Namun PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sudah menggantikan serta sudah serah terimakan 408 rumah dinas untuk Dwikora TNI Angkatan Udara (AU) di atas lima lahan yang tersebar di kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, berharap rumah dinas pengganti ini merupakan salah satu bukti komitmen PT KCIC dalam menjalankan proyek strategis nasional dengan baik.

“Hari ini adalah hari yang sangat istimewa bagi KCIC dan TNI AU. Semoga rumah pengganti ini bisa sangat bermanfaat dan memberi kenyamanan. Serta kehangatan bagi personil TNI beserta keluarga yang menempatinya,” kata Rini saat menyaksikan seremoni serah terima di Lapangan Danu Setiawan Lanud Halim Perdanakusuma.

Chandra menambahkan, selain membangun rumah dinas pihaknya juga membangun fasilitas umum. Fasilitas di komplek rumah dinas tersebut, misalnya seperti fasilitas olahraga, peribadatan, balai pertemuan, dan beberapa fasilitas lainnya.

“Pelaksana proyek pembangunan relokasi rumah dinas Lanud Halim Perdanakusuma adalah anak perusahaan PT Wijaya Karya, yaitu PT WIKA Gedung,” bebernya.

Adapun sarana dan prasarana penunjang lainnya seperti jalan dan saluran. Dan ada juga fasilitas tempat parkir, rambu jalan, penerangan jalan, tempat pembuangan sampah serta pagar pembatas.

Untuk diketahui, pengerjaan konstruksi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ditargetkan bisa mencapai 25% pada akhir 2018. Sejauh ini, progres pembebasan lahan sudah mencapai sekitar 70%.

Di Halim sendiri saat ini tengah berlangsung pengerjaan Proyek Inlet Tunnel Kereta Cepat, tepatnya di KM 3 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Inlet Tunnel 1 sepanjang 1.830 meter. Hal ini merupakan salah satu titik kritis dari total 16.375 meter tunnel yang akan dikerjakan selama 26 bulan.

Pada titik ini, telah diselesaikan pemadatan 2.700 m2 konstruksi jalan beton, jalan akses serta pembangunan bengkel pengelasan besi pancang.

Baca Juga : Pembangunan Konstruksi Period I Tidak Sesuai Target

Pos terkait

Gelar Agent Gathering, Bumi Sumber Swarna Pasarkan Perumahan Subsidi Bumi Ketos Regency

Bumi Ketos Regency - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Kementerian PUPR Optimis Program 1 Juta Rumah Akan Selesai Tahun Ini

Kementerian PUPR optimis program 1 juta rumah bakal tercapai di tahun ini. Hingga 10 September...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Deltamas Kokohkan Posisinya Sebagai Pemimpin Penjualan Kawasan Industri

Pengembang kawasan industri terpadu Kota Deltamas, terus mengokohkan posisinya sebagai pemimpin...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Bergabunglah dengan Diskusi