9 pagi - 5 sore

Senin - Jum'at

Finroll Building

Kwitang Raya No. 1, 10420

+62 (21) 3193-5519

hello@iloveproperty.id

I Love Property
Semua lebih mudah di App
Unduh Sekarang
Buka

Bandingkan daftar

Waskita Karya Realty Turunkan Target Marketing Sales

Waskita Karya Realty Turunkan Target Marketing Sales

PT Waskita Karya Realty melihat tantangan bisnis properti tahun ini masih berat. Selain pasar yang masih lesu, beberapa rencana peluncuran proyek yang ditargetkan tahun ini dipastikan akan mundur lantaran masih terkendala perizinan.

Oleh karena itu, anak usaha dari perusahaan pelat merah PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ini memutuskan untuk merevisi target penjualan pemasaran atau marketing sales tahun ini. Semula, pengembang ini mematok marketing sales Rp 950 miliar.

Tukijo, Direktur Utama Waskita Realty mengatakan, pihaknya akan menurunkan target menjadi Rp 850 miliar sampai akhir 2018.

“Target turun karena, pertama, izin beberapa proyek yang rencananya diluncurkan tahun ini mundur. Ternyata yang kita perkirakan cepat justru mundur seperti di Jakarta dan Bekasi. Kedua, pasar properti masih lesu,” katanya.

Sampai Agustus 2018, Waskita Realty baru berhasil mengantongi marketing sales 40% dari target. Saat ini, Waskita masih mengandalkan penjualan dari Apartemen The Reiz Condo di Medan, Teraskita Hotel, Nines Plaza & Residence, dan Apartemen 88AVENUE di Surabaya.

Baca Juga : PP Properti Menargetkan Laba Bersih 19 Persen Hingga Akhir 2018

Sedangkan proyek Perkatoran Waskita Rajawali Tower di MT Haryono yang mulai dibangun tahun lalus sudah terjual ke grup tahun ini.

Walaupun pasar masih lesu, Waskita Realty masih memiliki dua proyek lagi yang akan dirilis di sisa akhir tahun ini. Pertama, Apartemen Solterra di Pejaten, Jakarta Selatan. Peluncuran proyek ini sebetulnya juga mundur. Semula ditargetkan dilakukan di kuartal I 2018 lalu tetapi diundurkan karena izinnya belum sepenuhnya rampung.

Tukijo bilang, Apartemen Solterra direncanakan akan dirilis akhir bulan ini atau awal Oktober 2018. Meskipun begitu, perusahaan sudah melakukan test pasar dengan membuka nomor urut pemesanann (NUP) sejak akhir kuartal I lalu.

“Ini izinnya tinggal sedikit lagi baru rampung,” ujarnya.

Sementara proyek kedua, Waskita Realty akan merilis perumahan di Bali sebanyak 105 unit. Ini merupakan pengembagan tahap pertama dari perumahan yang akan dibangun disana. Proyek tersebut rencananya akan dijual dengan harga di ats Rp 2 miliar dan seluruh unit tersebut ditargetkan akan terjual habis tahun ini.

Dengan kondisi pasar yang masih lesu dan mundurnya peluncuran beberapa proyeknya, Waskita Realty memilih untuk fokus untuk melakukan penambahan landbank tahun ini. Hingga saat ini, perusahaan sudah memiliki lahan cadangan sekitar 400 hektare (ha). Hingga akhir tahun,ditargetkan akan ada penambahan lahan sekitar 50 ha lagi di wilayah Jabodetabek.

“Dengan kondisi pasar seperti saat ini, kami akan gencar tambah lahan. Sehingga pada saat pasar mulai membaik nanti yang mungkin baru akan mulai setelah tahun politik, kami akan fokus melakukan produksi,” kata Tukijo.

Baca Juga : Ingin Harga Jual Rumah Meningkat? Begini 3 Caranya

Pos terkait

Gelar Agent Gathering, Bumi Sumber Swarna Pasarkan Perumahan Subsidi Bumi Ketos Regency

Bumi Ketos Regency - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Investor Asing Menyumbang 24% Investasi Di Bidang Jasa

Angka investasi properti di Indonesia menyumbang 24% investasi tersier (bidang jasa) sejak 2014...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Ingin Berinvestasi Rumah? Pilihlah Rumah Tipe 36, Kenapa? Simak Yuk!

Rumah tipe 36 menjadi pilihan utama bagi khalayak yang ingin melakukan investasi dalam sektor...

lanjutkan membaca
oleh Astrid

Bergabunglah dengan Diskusi